#satuduasemuapastiberlalu

Kalau sekarang kawan tanya ke saya, apa itu hidup?? maka saya akan menjawab bahwa hidup adalah kesempatan untuk merasakan berbagai macam rasa. Iya itulah hidup menurut definisi bebas saya saat ini. Manusia berjalan, mengobrol di pagi hari, jadi anak anak, jadi remaja, jadi dewasa, tertawa, menangis sampai terisak, deg degan, gondok, takut setengah mati, marah, dimarahi, diam, mendiamkan, lelah, semangat, kehujanan, kepanasan , dihina, menghina dan banyak lagi rasa yang kita cicipi dalam hidup.

Adalah waktu yang paling kuat. Saat kita harus, kita terpaksa melepas. Yang perlu dikutuki adalah waktu. Dia begitu keras kepala. Dia membuat siapa saja, apa saja tak perdaya. Satu, dua, semua pasti berlalu. Berganti dari satu rasa kerasa yang lain. Dari bahagia yang seolah tak ada akhirnya, bahagia yang menyesakan, bahagia yang sampai luber kemana mana, menjadi ruangan sempit yang menghimpit, kelu berbalut sendu. Dari yang susah seperti tak ada jalan keluar, mentok, pusing menjadi terbuka udara segar, lega tak terkira. adalah waktu yang mengalahkan semua kesombongan masa muda, arogansi preman pasar, ugal ugalanya pembalap liar menajdi bertanggung jawab penuh kedewasaan dengan keluarganya.

Jika saja kita sempat sadar akan waktu, maka kita pasti tidak akan pernah lupa mempersiapkan diri kita akan adanya perpindahan rasa. Kadang kita terlalu betah, terlena dengan satu rasa yakni bahagia, bangga. Padalah kan kita tetap saja hanya mencicipinya. Sampai saat pergantian rasa itu datang, rasa yang kita banggakan mendadak berakhir kita jadi kalang kabut sampai sinting. Uhhhh

yang tak kita sadari pula adalah, berbagai rasa yang pernah kita cicipi itu perlahan membentuk dapat membentuk kepribadian kita, dan semakin sedikit rasa yang kita pernah cicipi, makasemakin sulit pula kita memahami arti hidup. Kita yang terbiasa mencicipi rasa tertekan akan menjadi pemberontak, kita yang terbiasa mencicipi rasa dikhianati akan menjadi sosok yang apatis dan cuek alias bodo amat. Kita yang terlalu sering mencicipi rasa manis akan selalu berfikir dunia memang manis.

Rasa ini dan itu berlalu,
jalani sajalah,
bersabar sajalah,
berdidiri, hadapi, dan jalan terus…..

(jakarta october 6th 2011, happy birthday to me-)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s