That Spy’s Called CCTV

Siapa yang suka dimata matai? di kuntit? di awasi? , rasanya tidak ada. Saat ujiaa, pengawas kadang membuat psikologi peserta ujian down, kepala sekolah mungkin benci pengawasa sekolah, . Pokonya diawasi itu tidak enak. Apalagi diawasi oleh CCTV.

CCTV itu cuma gumpalan berwarna hitam ada lampu warna merah tapi dia itu pengawas berdarah dingin.Disekolah tempat saya PPL CCTV di tempatkan disemua kelas, di koridor tiap lantai, di perpustakan, di lab dimana mana. Niatnya memang agar semua aktivitas sekolah terpantau. Semua aktivitas di pantau. Contohnya di tulisan akhir sendu di jam terakhirĀ , itu juga akibat si CCTV. Yang lucu :

1. Banyak guru bersyukur kalau CCTV di kelas nya gak active ( see, nobody wants been wacthed)

2. siswa siswa sangat kreatif akan memutar CCTV ke arah kosong supaya segala rupa rupa kegilaan mereka tak terawasi.

3. Siswa yang narsis malah pose, acting di depan CCTV.Berasa artis…

Yah begitulah, Sekolah sedang demam CCTV. Sekolah zaman sekarang, apalagi di jakarta, canggih banget dah. Dulu pas zaman saya SMA kipas angin aja kadang nyala kadang gak. pas zaman bapak saya, paling sekolah gak pake sepatu. Apalagi pas zaman mbah saya, belum ada sekolah kali (mungkin). pas anak saya SMA????.


4 thoughts on “That Spy’s Called CCTV

  1. Dulu waktu saya masih SMA, masing2 kelas di sekolah saya ada CCTV-nya.šŸ˜†
    Dan memang benar ada ruang monitor pengawasan di dekat ruang guru. Entah gimana sekarang nasibnya, masih ada apa nggak.šŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s