Standar Proses Pendidikan

Standar proses pendidikan merupakan kriteria atau acuan yang harus di penuhi dalam pelaksanaan pembelajaran.Adanya acuan ini akan membantu tercapainya kompetensi lulusan.Sebegaimana definisi standar yakni kriteria minimum, maka standar proses pendidikan berisi kriteria minimun pelaksanaan proses pembelajaraan di Indonesia.

Standar proses pendidikan diatur pada Peremendiknas no 41 tahun 2007.Disana di katakan bahwa standar proses pendidikan itu terbagi atas :

A.Perencanaan proses pembelajaran
Pada perencanaan, ada beberapa hal yang harus disiapkan yakni: silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).Silabus disusunan berdasar pada standar isi serta pada KTSP.Silabus dibuat sebagai acuan dibuatnya RPP.Silabus berisi identitas mata pelajaran, SK, KD, alokasi waktu, indikator dan kompetensi (peremendiknas no 41 tahun 2007).Setelah ada silabus,Maka RPP disusun sebagai penjabaran dari silabus.Disinilah “blue print” proses pembelajaran ada.Isi RPP sendiri mencakup keseluruhan rencana pembelajaran termasuk metode pembelajaran serta kegiatan belajar tiap materi mulai dari pembuka , inti dan penutup.

B.Pelaksanaan proses pembelajaran
Bagian ini menjelaskan menegenai dua hal yakni, syarat pelasksanaan KBM serta standar pelaksanaan belajar.Disini diatur kriteria minimum dalam pelaksanaan pembelajaran misal dalam satu kelas syaratnya tidak boleh lebih dari 28 peserta didik untuk SD/MI, guru harus memulai pelajaran denagn apa, dan lainya.

C.Penilaian Hasil Pembelajaran

Penilaian dilakukan oleh pendidik terhadap hasil pembelajaran untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik, serta digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar, dan memperbaiki proses pembelajaran. Penilaian dilakukan secara konsisten, sistematik, dan terprogram dengan menggunakan tes dalam bentuk tertulis atau lisan, dan nontes dalam bentuk pengamatan kerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas, proyek dan/atau produk, portofolio, dan penilaian diri. Penilaian hasil pembelajaran menggunakan Standar Penilaian Pendidikan dan Panduan Penilaian Kelompok Mata Pelajaran.

D.Pengawasan
Pengawasan terdiri dari pemantuan, supervisi, evaluasi,pelaporan dan tidak lanjut.Pemantauan adalah kegiatan pengamatan di lapangan.Sedangkan supervsisi dapat berbentuk pemberian contoh, sedangkan Evaluasi dan pelaporan merupakan tindakan Pembadingan antara proses yang teramati denagn standar yang seharunya lalu hasilnya di laporkan pada yang berkepentingan untuk selanjutnya di beri solusi untuk masalah yang ditemukan.misal dengan pelatihan dan lainya.

Lihat pemendiknas no 41 tahun 2007 tentang standar proses pendidikan

Daftar Pustaka
http://akhmadsudrajat.files.wordpress.com/2009/04/standar-proses-_permen-41-2007_.pdf

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s